Saturday, April 26, 2014

Kompilasi Kode Program

Kompilasi Kode Program
Sebelum kita membuat program dan mengkompilasinya kita harus mengatur ClassPath. ClassPath adalah suatu sistem variabel yang digunakan untuk mengatakan pada program yang ditulis dengan bahasa Java tempat lokasi-lokasi yang akan digunakan. Misalkan kita meletakkan kode
program kita di direktori d:\TestCode\Java, maka kita perlu mengatur path agar kita bisa menggunakan compiler java dari direktori ini. Berikut ini langkahlangkah membuat classpath:'

Buka command-prompt di Windows kemudian setelah terbuka ketikkan : Set PATH=C:\progra~1\java\jdk1.5.0\bin;%PATH% Set CLASSPATH=.;D:\TestCode\Java
Path di atas adalah jika kita menggunakan JDK versi 1.5, jika versi yang
lain maka tinggal menyesuaikan.  Periksa apakah setting sudah benar dengan mengetikkan perintah java pada direktori manapun dari command prompt.
Setelah classpath terbentuk, coba buka Notepad kemudian ketikkan kode berikut ini.

public class Main {
        //isi blok
         public static void main(String[] args) {
                 System.out.println("Hallo ini Java lho");
         }
}


Kemudian simpan file kode tersebut dengan nama yang sama dengan class yang ada pada kode tersebut yaitu Main dan diakhiri dengan ekstensi .java. Simpan di lokasi yang telah kita tetapkan di atas Aturan penulisan nama file di Java sangat ketat, sehingga jika kalian membernama file tidak sama dengan nama kelasnya, maka program akan menolak untuk dieksekusi.

Pada kode program di atas, baris pertama menunjukkan nama class yaitu Main. Pada Java semua kode seharusnya ditempatkan didalam deklarasi class. Kita melakukannya dengan menggunakan kata kunci class. Sebagai tambahan, class menggunakan akses khusus public, yang menunjukkan bahwa class kita mempunyai akses bebas ke class yang lain dari package yang lain pula (package
merupakan kumpulan class-class). Setelah deklarasi class kemudian diikuti tanda { yang menunjukkan awal blok kode. Tanda ini harus ditutup dengan tanda } sebagai akhir blok.
Baris yang dimulai dengan tanda // adalah komentar. Kemudian baris berikutnya adalah deklarasi nama method. Dalam hal ini nama method-nya

adalah main (method utama). Kita dapat membuat method-method lainnya diluar main ini. Setelah deklarasi ini diikuti juga dengan blok kode. Pada blok kode berisi pernyataan System.out.println("Hallo ini Java lho");. Perintah System.out.println(), menampilkan teks yang diapit oleh tanda petik ganda (“ ”) pada layar.



Sekarang buka command prompt dan arahkan ke direktori tempat file java simpan dan ketikkan seperti pada Gambar  Perhatikan cara penulisan dan hasil yang diperoleh.



Sebelum dapat dieksekusi, maka kode program (Main.java) harus dikompilasi dengan menggunakan perintah javac seperti terlihat di Gambar  Setelah kompilasi berhasil, maka program dapat kita eksekusi dengan menggunakan perintah java. Proses kompilasi akan menghasilkan file dengan nama Main.class (periksa direktori kalian dengan perintah dir, dan cari file dengan akhiran .class). Yang kita panggil pada perintah java adalah file dengan akhiran class ini dan bukan lagi kode sumber yang berakhiran .java.













Pengertian dan Konsep COM

Pengertian dan Konsep COM
COM atau Component Object Model adalah infrastruktur yang disediakan oleh Visual Basic untuk mengakses obyek-obyek atau kontrol-kontrol lain sepanjang punya antar muka yang dapat diakses oleh Visual Basic. Untuk dapat menggunakan COM pada Visual Basic, kita dapat membuka Reference Dialog dengan cara: dari menu Project pilih add Reference.


Pada Gambar  kita memilih COM atau obyek yang ingin kita gunakan. Pada contoh ini kita memilih “Microsoft Word 8.0 Object Library”. Setelah kita klik OK maka kita dapat menggunakan obyek yang kita pilih ini dalam kode program kita. Berikut contoh penggunaan obyek tersebut.

Contoh penggunaan COM.

Private Sub cmdCheck_Click()
Dim text As String
Dim suggestion As Word.SpellingSuggestion
Dim colSuggestions As Word.SpellingSuggestions


' menambahkan dokumen bila belum ada dokumen yang
terbuka.
If MSWord.Documents.Count = 0 Then MSWord.Documents.Add
text = Trim$(txtWord.text)


lstSuggestions.Clear
If MSWord.CheckSpelling(text) Then
lstSuggestions.AddItem "(correct)"

     Else
     Set colSuggestions =
MSWord.GetSpellingSuggestions(text)
     If colSuggestions.Count = 0 Then
     lstSuggestions.AddItem "(no suggestions)"
     Else
    For Each suggestion In colSuggestions
    lstSuggestions.AddItem suggestion.Name
    Next
    End If
    End If
End Sub

Pada kode di atas kita menggunaka salah satu metode dari obyek yang kita buka sebelumnya (“Microsoft Word 8.0 Object Library”). Metode yang inginnkita gunakan adalah SpellingSuggestion (lihat kode pada bagian pendeklarasian variabel). Dengan cara yang sama kita dapat menggunakan
metode atau fungsi-fungsi yang kita inginkan dari obyek COM yang telah kita muat.

Cara Membuat dan Manipulasi Basis Data dengan ADO

Membuat dan Manipulasi Basis Data dengan ADO
Secara prinsip, apapun metode akses yang digunakan, cara bekerja dengan basis data dari Visual Basic adalah sama. Dibutuhkan beberapa tahapan untuk dapat bekerja dengan basis data. Pada bagian ini kita akan menggunakan ADO sebagai teknologi yang lebih fleksibel dari teknologi yang lain. Tapi ini dapat dikembangkan dengan teknologi yang lain.

Koneksi dengan basis data.
Koneksi dengan basis data berarti kita menghubungi basis data supaya terbuka dan bisa kita akses data yang ada didalamnya. Berikut contoh pernyataan untuk koneksi ke basis data biblio.mdb

Dim cn As New ADODB.Connection
cn.ConnectionString = "Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.3.51;"


_
& "Data Source=C:\Microsoft Visual
Studio\Vb98\Biblio.mdb"


Mengakses record data pada basis data..
Kumpulan dari record-record data dalam basis data, pada ADO disebut sebagai recordset. Untuk bekerja dengan recordset ini kita membutuhkan tabel atau view/query yang ada dalam basis data. Perhatikan contoh berikut ini.

Const DBPATH = "C:\Program Files\Microsoft Visual
Studio\Vb98\NWind.mdb"
Dim cn As New ADODB.Connection, rs As New ADODB.Recordset
cn.Open "Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.3.51;Data Source=" &
DBPATH
rs.Source = "Employees"
rs.Open , cn


Pada kode di atas kita menggunakan basis data Nwind.mdb sebagai Data source. Kemudian sebagai sumber recordset, kita memanggil tabel “Employees”. Variabel rs adalah recordset. Setelah kita tentukan sumber tabelnya, kita dapat membuka tabel tersebut dengan pernyataan open. Setelah terbuka tabel sumbernya, kita dapat mengakses data yang ada di dalamnya. Berikut ini contoh kode untuk mengakses data pada suatu tabel

Dim i As Integer
For i = 0 To rs.Fields.Count
Print rs.Fields(i).Name & " = " & rs.Fields(i).Value
Next

Perintah di atas akan mencetak seluruh baris dan kolom Name yang ada pada tabel Employees yang telah terbuka sebelumnya. Cara yang paling cepat adalah dengan menggunakan perintah For Each seperti kode berikut.

Dim fld As ADODB.Field
For Each fld In rs.Fields
Print fld.Name & " = " & fld
Next


Manipulasi data dalam recordset
Untuk mengupdate data pada suatu recordset dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

rs.Update Array("FirstName", "LastName", "BirthDate",
"HireDate"), _
Array("John", "Smith", #1/1/1961#, #12/3/1994#)


Sedangkan untuk menambah recordset perintah yang digunakan adalah
sebagai berikut:

rs.AddNew
rs("FirstName") = "Robert"
rs("LastName") = "Doe
rs("BirthDate") = #2/5/1955#
rs.Update


Menghapus record tertentu dapat dilakukan dengan perintah seperti
berikut.

rs.Delete
rs.MoveNext
If rs.EOF Then rs.MoveLast

Akses dan Manipulasi Basis Data dengan Visual Basic

Akses dan Manipulasi Basis Data dengan Visual Basic
Salah satu keunggulan Visual Basic dibandingkan dengan Bahasa pemrograman yang lain, adalah kemampuan dalam akse dan manipulasi data. Hal ini karena Visual Basic dikembangkan oleh Microsoft yang juga membuat sistem operasi Windows. Sehingga fungsi-fungsi basis data mendapat dukungan yang sangat lengkap. Visual Basic menyediakan beragam cara untuk mengakses dan
memanipulasi data. Perhatikan diagram pada gambar berikut ini.


 ODBC
ODBC singkatan dari Open Data Base Connectivity. Merupakan sekumpulan fungsi yang membolehkan kita untuk koneksi pada basis data lokal atau yang berada di jaringan. Biasanya ODBC digunakan untuk mengakses berbagai tipe basis data antara lain, MS FoxPro, MS Access, MS SQL Serve, Oracle atau bahka data yang tersimpan dalam bentuk file data.

DAO
DAO atau Data Access Object adalah antarmuka dari Microsoft Jet, perangkat utama penggerak MS Access. Kita dapat membuat basis data dengan MS Access kemudian kita manipulasi dengan Visual Basic melalui DAO dengan mudah. Karena DAO langsung berhubungan dengan MS Access, maka
kita dapat menggunakan fungsi-fungsi DBMS dari Visual Basic.

OLE DB
OLE DB adlah teknologi untuk mengakses basis data level dasar yang sebenarnya dimaksudkan untuk menggantikan fungsi ODBC. Namun dalam perkembangannya ODBC dan OLE DB memiliki perbedaan, yaitu OLE DB berbasis pada teknologi COM dan dapat digunakan untuk mengakses basis data yang bukan bersifat relasional.

ADO
ADO (ActiveX Data Object) adalah antarmuka level atas dari OLE DB. ADO dikembangkan di atas OLE DB untuk melengkapi fungsi-fungsi yang tidak dimiliki oleh OLE DB sehingga memudahkan programmer dalam membuat aplikasi.